Kamis, 27 Juni 2013

Perdebatan ISLAM VS KRISTEN

Islam :
Dalam alkitab ada yang disebut
the ten commandments atau
sepuluh perintah Allah. Yang
ingin ku tanyakan, apakah ke
sepuluh firman Allah tersebut
masih berlaku atau tidak?

Kristen :
Oh jelas masih berlaku sampai
sekarang

Islam :
Kalau boleh tahu di kitab mana
itu?

Kristen :
Itu terdapat dalam Kitab Taurat
Musa yaitu pada kitab Ulangan
5:7-21
Jangan ada padamu Tuhan lain
di hadapanKu
Jangan membuat patung yang
menyerupai apapun yang
dilangit atas atau yang ada di
bumi di bawah, atau yang ada di
dalam air dibawah bumi. Jangan
sujud menyembah kepadanya,
atau beribadah kepadanya.
jangan menyebut nama Tuhan,
Allahmu dengan sembarangan
tetaplah ingat dan kuduskan
hari sabat
hormatilah ayahmu dan ibumu
jangan membunuh
jangan berzina
jangan mencuri
jangan mengucapkan saksi
dusta tentang sesamamu
jangan mengingini istri
sesamamu dan harta-harta
mereka
Nah, itulah bunyinya. Apakah
saudara puas? Maaf, aku ingin
balik bertanya, apa yang ingin
anda tanyakan dari ke Sepuluh
Firman Allah itu?

Islam :
Terimakasih, tentu saja aku
puas. Yang ingin aku tanyakan,
karena tadi anda mengatakan
bahwa semua perintah itu
masih berlaku, maka
pertanyaannya, apakah
sekarang ini anda masih tetap
konsisten melakukan semuanya?

Kristen :
Oh itu jelas….bahkan jelas sekali!
Siapapun yang beragama
Kristen, pasti yakin, percaya dan
harus konsisten
melaksanakannya, sebab itu
perintah suci yang datang
langsung dari Allah.

Islam :
Syukurlah kalau begitu. Dan
memang semestinya harus
begitu. Artinya menjadi orang
Kristen yang baik, benar dan
setia, salah satu syaratnya yaitu
melakukan semua yang
diperintahkan Allah dan
menjauhkan apa yang
dilarangNya bukan? Apa anda
setuju?

Kristen :
Tentu saja saya sangat setuju!!!
Setahu saya, dalam ajaran
Islampun demikian!
Islam :
Apakah anda merasa bahwa
selama ini baik Katolik dan
Protestan semuanya konsisten
melaksanakan ke sepuluh firman
Tuhan itu?

Kristen :
Saya kira demikian! Karena
Sepuluh Firman Allah itu suci
adanya, bahkan ditulis oleh jari
Allah sendiri pada dua loh batu
kemudian diberikan kepada
Musa untuk disampaikan kepada
segenap manusia. Oleh sebab
itu, sebagai umat Kristen,
mereka harus jaga, pelihara dan
jalankan semua hukum-hukum
itu.

Islam :
Seandainya ada sebagian hukum
dalam Sepuluh Perintah Allah
tersebut tidak dijalankan, tidak
dihormati lagi oleh sebagian
besar umat Kristiani, baik Katolik
maupun Protestan, bagaimana
pendapat anda?

Kristen :
Jika ada yang tidak
melaksanakan, tidak menjalani
dan tidak menghormatinya
bahkan melanggar, saya yakin
mereka itu telah tersesat dari
jalan-jalan Tuhan.
Islam :

Terimakasih atas jawaban anda.
Aku sangat puas dengan
jawaban itu. Dan barangkali
berangkat dari jawaban tadi,
saat ini aku ingin menguji,
sejauh mana anda bisa
konsisten dengan pernyataan
anda itu. Pada saat ini kejujuran
andapun akan diuji. Sekali lagi
aku bertanya, apakah sudah
anda pikirkan baik-baik atas
jawaban anda tadi yang
mengatakan bahwa “umat
Kristiani yang tidak menjalankan
dan tidak menghormati dan
melanggar salah satu dari
Sepuluh Perintah Tuhan, mereka
itu telah tersesat dari jalan
Tuhan ”?

Kristen :
Ya .. ya …saya berkata dengan
jujur bahwa secara logika dan
dari hati kecil saya, saya kira
semua umat Kristiani pasti
mengakuinya, karena ke Sepuluh
Firman Allah itu sudah final dan
harus diimani dan dijalankan
dengan sepenuh hati dan ikhlas
dalam rangka tunduk dan patuh
atas segala firman Tuhan. Itu
perintah yang sangat suci dan
harus dipelihara dan dijalankan,
sebab perintah itu ditulis
langsung dengan jari-jari tangan
Tuhan sendiri dan Dia sendiri
yang menyerahkan langsung
kepada nabi Musa.
Islam :

Baiklah kalau begitu hanya ada
satu saja pertanyaanku kepada
anda, yang berangkali menjadi
topik utama pembicaraan kita
pada hari ini. Salah satu hukum
dari Sepuluh Firman Allah adalah
menghormati dan
mengkuduskan hari SABAT
sebagai hari perhentian pada
hari ke tujuh …..itu tertulis jelas
dalam alkitab anda, yaitu
sebagai hukum yang ke empat.
Pertanyaannya, “hari apa yang
anda kuduskan setiap minggu?”

Kristen :
Sejujurnya saya katakan bahwa
saya mengkuduskan hari
Minggu. Buktinya semua umat
Kristen beribadah pada setiap
hari Minggu, kecuali dari
golongan minoritas Advent.

Islam :
Sebenarnya yang namanya hari
Sabat itu hari apa? Sabtu atau
Minggu?

Kristen :
Menurut Advent, hari Sabat itu
jatuh pada hari Sabtu, tetapi
kami Protestan dan juga Katolik
dan Kristen lainnya, jatuh pada
hari Minggu.

Islam :
Mengapa terjadi perbedaan
Sabtu dan Minggu? Apakah
seminggu itu ada dua hari
Sabat?

Kristen :
Tidak, dalam seminggu Cuma
ada satu Sabat. Kalau Advent
merayakan pada hari Sabtu,
karena mereka menggunakan
penanggalan Yahudi. Sementara
yang merayakan hari Minggu,
mereka menggunakan
penanggalan Gregorian.

Islam :
Memangnya berbeda antara
penanggalan Yahudi dan
penanggalan Gregorian?

Kristen :
Sama saja, Cuma menurut
penanggalan Gregorian, jika
dihitung hari kerjanya, hari
Minggu adalah hari ketujuh. Hari
mulai bekerja itu Senin. Jadi
Minggu adalah hari ketujuh.
Coba hitung : 1. senin 2 Selasa. 3.
Rabu 4. Kamis 5 Jumat 6 Sabtu 7
Minggu.

Islam :
Lho …. Kok jadi begitu?
Bukankah dalam alkitab jelas
sekali disebutkan bahwa yang
disebut hari pertama itu “Hari
Minggu” bukan hari Senin.
Penanggalan Gregorian baru
diperkenalkan pada tahun 1582.
kemudian orang Scotlandia
menyetujui penanggalan
Gregorian baru pada tahun
1600-an. Jerman, Denmark dan
Swedia baru menerimanya pada
tahun 1700-an. Apalagi Inggris
menerimanya baru pada tahun
1752. ini berarti bahwa
penanggalan Gregorian baru
dikenal sekitar 300-400 tahun
yang lalu. Sementara informasi
Alkitab, bahwa hari pertama
“ hari Minggu” sudah ribuan
tahun. Mengapa anda tidak
mengikuti saja apa yang tertulis
dalam alkitab? Apakah anda
sudah tidak yakin lagi dengan
informasi dari kitab suci anda
sendiri, lalu beralih percaya
kepada penulis penanggalan
Gregorian? Lagi pula dalam
alkitab yang disebut “hari
bekerja Tuhan”, tidak sama
seperti “hari bekerja manusia”.
Yang dimaksud dengan “hari
bekerjanya Tuhan” yaitu hari-
hari ketika Tuhan menciptakan
alam semesta, sementara “hari
bekerjanya manusia” yaitu hari
kerjanya manusia dalam rangka
memenuhi kebutuhan hidup,
agar dia bisa melangsungkan
kehidupan di bumi ini. Aneh!!!
Bagaimana mungkin anda bisa
menyamakan hari kerja Tuhan
dengan hari kerjanya manusia?
Dari mana anda mendapatkan
dalil seperti itu, sementara dalil
dari alkitab anda sendiri sudah
sangat jelas ada.

Kristen :
Tentu saja aku percaya kepada
kitab suciku alkitab, tetapi pada
waktu Tuhan berfirman melalui
para nabi, waktu itu kan belum
ada nama hari dan
penanggalan? Nah orang yahudi
baru membuat perhitungan
penanggalan setelah mereka
menerima wahyu Tuhan. Jadi
menurut perhitungan orang
yahudi, hari sabat itu jatuhnya
pada hari Sabtu. Tetapi, menurut
gereja yang dihitung Sabtu
adalah enam hari. Jadi hari
ketujuh yaitu hari Minggu.

Islam :
Kalau begitu anda bukan
mengikuti firman Tuhan tapi
kata pemuka gereja. Menurut
alkitab hari pertama itu hari
minggu, sementara menurut
pemuka gereja hari senin.
Mengapa anda pilih hari Minggu
bukan Sabtu seperti yang Tuhan
firmankan?

Kristen :
Menurut saya hari itu tidak
penting. Yang penting yaitu
dalam tiap minggu harus ada
“ hari perhentian” yang
dikuduskan untuk berbakti atau
beribadah kepadaNya. Toh
waktu Allah pertama
menurunkan wahyu Nya, pada
saat itu belum ada penanggalan.
Setelah orang Yahudi membuat
penanggalan, ternyata hari
ketujuh sebagai hari perhentian
yang disucikan dan dikuduskan
adalah hari Sabtu.

Islam :
Jika anda menganggap bahwa
“ hari itu tidak penting”, berarti
boleh dong jika ada orang
Kristen atau salah satu sekte
Kristen merayakan hari Sabat
kapan saja mereka mau. Nah
kalau begitu dimana lagi esensi
perintah Allah atas “hari yang
harus dikuduskan” itu? Kalau
begitu “hari perhentian” itu
menjadi tidak jelas dan kacau,
karena sudah terserah kepada
manusianya, bukan berdasarkan
firman Tuhan lagi bukan?
Bagaimana jika suatu saat ada
orang Kristen merayakan hari
Sabat pada hari Selasa, Rabu,
Kamis atau Jumat?

Kristen :
Oh tidak boleh, sebab itu tidak
masuk di akal dan tidak wajar
karena hari-hari tersebut tidak
lazim.

Islam :
Lho ….. tadi kan anda sendiri
yang mengatakan bahwa “hari
itu tidak penting”, yang penting
anda katakan “dalam seminggu
harus ada ‘satu hari perhentian’
atau ‘peristirahatan’ untuk
mengkuduskan hari Tuhan”.

Kristen :
Bagaimanapun hal itu tidak
mungkin terjadi, sebab hari
Minggu sudah merupakan
ketentuan Gereja sejak dahulu.
Jadi beribadah diluar hari Sabtu
dan Minggu itu tidak lazim.

Islam :
Baiklah aku tunjukkan pada
anda 6 (enam) bukti menurut
kitab suci anda Alkitab bahwa
“ hari pertama” itu adalah hari
Minggu!!!! Bukan Senin,
sehingga jatuhnya hari sabat
yaitu hari Sabtu, bukan Minggu.
Tolong bacakan ayat-ayat
berikut ini :
Matius 28:1
Setelah hari Sabat lewat,
menjelang menyingsingnya fajar
pada hari pertama minggu itu,
pergilah Maria Magdalena dan
Maria yang lain, menengok
kubur itu.
Markus 16:9
Setelah Yesus bangkit pagi-pagi
pada hari pertama minggu itu,
Ia mula-mula menampakkan
diri-Nya kepada Maria
Magdalena. Dari padanya Yesus
pernah mengusir tujuh setan.
Lukas 24:1
tetapi pagi-pagi benar pada hari
pertama minggu itu mereka
pergi ke kubur membawa
rempah-rempah yang telah
disediakan mereka.
Yoh 20:1
Pada hari pertama minggu itu,
pagi-pagi benar ketika hari
masih gelap, pergilah Maria
Magdalena ke kubur itu dan ia
melihat bahwa batu telah
diambil dari kubur.
Yohanes 20:19
Ketika hari sudah malam pada
hari pertama minggu itu
berkumpullah murid-murid
Yesus di suatu tempat dengan
pintu-pintu yang terkunci
karena mereka takut kepada
orang-orang Yahudi. Pada
waktu itu datanglah Yesus dan
berdiri di tengah-tengah mereka
dan berkata: “Damai sejahtera
bagi kamu!”
Apakah ke enam ayat tersebut
bukan merupakan bukti bahwa
“ hari Minggu adalah hari
pertama?” sehingga tepat pada
hari ketujuh merupakan hari
sabtu. Sekarang pertanyaannya,
tolong tunjukkan mana dalilnya
dalam Alkitab yang mengatakan
bahwa hari yang dikuduskan
adalah hari Minggu?

Kristen :
Memang tidak ada dalilnya yang
tertulis bahwa hari kudus itu
hari Minggu. Tapi ada tersirat,
bahwa hari Minggu adalah hari
yang dikuduskan, yaitu sebagai
hari “kebangkitan Yesus”.
Semua umat kristiani yakin dan
percaya bahwa Yesus bangkit
pada hari Minggu. Nah untuk
mengabdikan “hari kebangkitan
Yesus”, maka gereja
menetapkan hari Minggu
sebagai hari yang harus
diperingati sebagai hari suci.
Sebab pada waktu itulah Yesus
bangkit dari kuburnya. Sebab
jika dia tidak bangkit, maka sia-
sialah kematiannya. Nah
kebangkitannya itulah
merupakan hari kemenangan
dari dosa, dimana yesus telah
mati dan bangkit dalam rangka
menebus dosa manusia.

Islam :
Memang benar bahwa menurut
alkitab yesus bangkit pada hari
minggu, tetapi bukan berarti
bahwa Tuhan menyuruh
mengkuduskan hari tersebut.
Jika tuhan menyuruh
menghormati dan
mengkuduskan hari itu, mana
dalilnya dalam alkitab dimana
tuhan mengatakan
“ kuduskanlah hari Minggu”,
tidak ada bukan? Yang ada
“ kuduskanlah hari Sabat”.

Kristen :
Memang tidak ada ayat yang
berkata seperti itu, tapi menurut
penanggalan Gregorian, Gereja
menentukan bahwa, hari
Kebangkitan Yesus pada hari
Minggu harus dirayakan oleh
umat Kristiani, menggantikan
hari Sabtu sebagai hari sabat
menurut penanggalan orang
Yahudi.

Islam :
Baiklah kalau begitu. Sekarang
aku bertanya, apakah anda yakin
dan percaya bahwa menurut
alkitab yesus mati pada hari
Jumat dan bangkit pada hari
Minggu??

Kristen :
Ya …..tentu saya percaya, karena
Alkitab mengatakan seperti itu.
Islam :
Nah kalau begitu mestinya anda
juga harus akui bahwa hari
Sabat itu jatuh pada hari Sabtu.
Coba kita baca kronologi ketika
Yesus mati, dikubur dan bangkit
dari kuburnya.
Lukas 23:52-54
23:52 Ia pergi menghadap
Pilatus dan meminta mayat
Yesus.
23:53 Dan sesudah ia
menurunkan mayat itu, ia
mengapaninya dengan kain
lenan, lalu membaringkannya di
dalam kubur yang digali di
dalam bukit batu, di mana belum
pernah dibaringkan mayat.
23:54 Hari itu adalah hari
persiapan dan sabat hampir
mulai.
Lukas 23:55-56
23:55 Dan perempuan-
perempuan yang datang
bersama-sama dengan Yesus
dari Galilea, ikut serta dan
mereka melihat kubur itu dan
bagaimana mayat-Nya
dibaringkan.
23:56 Dan setelah pulang,
mereka menyediakan rempah-
rempah dan minyak mur.
(23-56b) Dan pada hari Sabat
mereka beristirahat menurut
hukum Taurat
Matius 28:1
Setelah hari Sabat lewat,
menjelang menyingsingnya fajar
pada hari pertama minggu itu,
pergilah Maria Magdalena dan
Maria yang lain, menengok
kubur itu.
Ayat ayat tersebut sangat jelas
mengatakan bahwa Sabat itu
hari Sabtu, bukan Minggu. Tadi
anda katakan bahwa anda
percaya bahwa Yesus mati hari
Jumat dan bangkit hari Minggu.
Ini berarti anda harus percaya
bahwa antara hari Jumat dan
hari Minggu ada satu hari lain,
yakni Sabtu. Nah hari Sabtu
inilah jatuhnya hari Sabat.
Menurut saya, definisi Sabtu
itulah hari sesudah Jumat dan
sebelum Minggu.

Kristen :
Ya benar, semuanya benar,
tetapi sudah saya katakan
bahwa “hari itu tidak penting”,
yang penting adalah dalam
seminggu harus ada hari
perhentian yang dikuduskan.
Kalau sabat hari Sabtu, itu kan
menurut penanggalan yahudi.
Kan waktu Allah berfirman
menurunkan ayatnya pada
waktu itu belum ada
penanggalan.
Islam :
Wah anda ini tidak rasional,
disatu pihak anda mengatakan
bahwa itu menurut
penanggalan Yahudi. Tetapi
dilain pihak anda yakin dan
percaya bahwa Yesus mati pada
hari Jumat dan bangkit pada
hari Minggu. Padahal itupun
menurut penanggalan Yahudi
juga. Yang jujur aja dong,
jangan akal-akalan.
Apakah menurut penanggalan
Gregorian, Yesus bukan mati
pada hari Jumat?

Kristen :
Ya …menurut penanggalan
Gregorian, Yesus memang mati
pada hari Jumat. Makanya
disebut “Jumat Agung”. Tetapi
oleh Gereja, hari kebangkitan
Yesus itu hari Minggu adalah
hari yang perlu dikuduskan
sebagai pengganti hari Sabat
orang Yahudi. Menurut
penanggalan Gregorian hari
bekerjanya manusia adalah
selama enam hari, yaitu Senin
sampai Sabtu dan beristirahat
pada hari ketujuh, yaitu Minggu.
Islam :
Kalau begitu anda bukan
mengikuti kebenaran menurut
Firman Tuhan dalam Alkitab,
tetapi menurut pemimpin
gereja. Padahal dengan tegas
dan jelas Tuhan sendiri
berfirman bahwa yang harus
dikuduskan yaitu hari Sabat
yang jatuh pada hari Sabtu.
Perhatikan firman Allah dalam
kitab anda sendiri, silahkan baca
Keluaran 20:8-11.
20:8 Ingatlah dan kuduskanlah
hari Sabat:
20:9 enam hari lamanya engkau
akan bekerja dan melakukan
segala pekerjaanmu,
20:10 tetapi hari ketujuh adalah
hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka
jangan melakukan sesuatu
pekerjaan, engkau atau anakmu
laki-laki, atau anakmu
perempuan, atau hambamu laki-
laki, atau hambamu perempuan,
atau hewanmu atau orang asing
yang di tempat kediamanmu.
20:11 Sebab enam hari lamanya
TUHAN menjadikan langit dan
bumi, laut dan segala isinya, dan
Ia berhenti pada hari ketujuh;
itulah sebabnya TUHAN
memberkati hari Sabat dan
menguduskannya.
Saudaraku, firman Allah itu
sangat jelas bahwa Dia
menyuruh beristirahat pada hari
ketujuh dan mengkuduskan hari
Sabat, karena itu adalah hari
yang Dia berkati. Seharusnya
anda patuh pada perintahNya
daripada perintah gereja,
bukan? Lagi pula tidak ada satu
dalilpun dalam alkitab
menyatakan bahwa Tuhan
mengkuduskan hari Minggu.

Kristen :
Ya …. Ya….benar, tapi menurut
kami, hari Minggu juga hari
kudus, sebab hari itu sangat
menentukan keselamatan umat
manusia. Sebab Tuhan memilih
Yesus bangkit pada hari Minggu,
berarti juga adalah hari pilihan
Tuhan.

Islam :
Wah, ….. saya kagum pada anda,
karena anda begitu ngotot
membela kesalahan dengan
mencari-cari dalil pembenaran
atau ketidakrasionalan pendapat
anda. Padahal dalam alkitab
setebal itu, tidak ada satu
ayatpun yang menyuruh
mengkuduskan hari Minggu.
Bahkan nama hari “minggu”
pun tidak disebutkan dalam
alkitab, kecuali disebut “hari
minggu pertama”. Cobalah
berpikir yang sehat, dan
renungkan ancaman Tuhan bagi
orang yang melanggar perintah
Nya pada Keluaran 31:12-18.
tolong baca!!
31:12. Berfirmanlah TUHAN
kepada Musa:
31:13 “Katakanlah kepada orang
Israel, demikian: Akan tetapi
hari-hari Sabat-Ku harus kamu
pelihara, sebab itulah peringatan
antara Aku dan kamu, turun-
temurun, sehingga kamu
mengetahui, bahwa Akulah
TUHAN, yang menguduskan
kamu.
31:14 Haruslah kamu pelihara
hari Sabat, sebab itulah hari
kudus bagimu; siapa yang
melanggar kekudusan hari Sabat
itu, pastilah ia dihukum mati,
sebab setiap orang yang
melakukan pekerjaan pada hari
itu, orang itu harus dilenyapkan
dari antara bangsanya.
31:15 Enam hari lamanya boleh
dilakukan pekerjaan, tetapi pada
hari yang ketujuh haruslah ada
sabat, hari perhentian penuh,
hari kudus bagi TUHAN: setiap
orang yang melakukan
pekerjaan pada hari Sabat,
pastilah ia dihukum mati.
31:16 Maka haruslah orang
Israel memelihara hari Sabat,
dengan merayakan sabat, turun-
temurun, menjadi perjanjian
kekal.
31:17 Antara Aku dan orang
Israel maka inilah suatu
peringatan untuk selama-
lamanya, sebab enam hari
lamanya TUHAN menjadikan
langit dan bumi, dan pada hari
yang ketujuh Ia berhenti bekerja
untuk beristirahat.”
31:18 Dan TUHAN memberikan
kepada Musa, setelah Ia selesai
berbicara dengan dia di gunung
Sinai, kedua loh hukum Allah, loh
batu, yang ditulisi oleh jari Allah.
Wah ……. aku saja yang bukan
orang Kristen, merinding
membaca ancaman Allah
terhadap orang yang melanggar
perintah Allah itu jelas sekali
menyuruh memelihara hari
Sabat turun temurun. Berarti
perintah itu berlaku kekal.
Bahkan yang melanggarnya
mendapat ancaman hukuman
mati. Tapi anda dan orang
Katolik serta sekte Kristen
lainnya tenang-tenang saja,
bahkan sama sekali tidak
menggubrisnya.
Anda anggap enteng suatu
ketetapan yang begitu penting
bahkan saking pentingnya
perintah itu, Allah sendiri yang
menuliskan dengan jari-jari
tanganNya sendiri, kemudian Dia
sendiri juga yang menyerahkan
kepada nabi Musa untuk
disampaikan dan diajarkan
kepada manusia? Perhatikan
firman Tuhan ini dalam Keluaran
24:12 tolong baca!!!
24:12. TUHAN berfirman kepada
Musa: “Naiklah menghadap Aku,
ke atas gunung, dan tinggallah
di sana, maka Aku akan
memberikan kepadamu loh
batu, yakni hukum dan perintah,
yang telah Kutuliskan untuk
diajarkan kepada mereka.”
Setelah nabi Musa menerimanya,
turun lah Musa dari gunung
dengan membawa kedua loh
batu tersebut. Perhatikan firman
Tuhan pada Kel 32:15-16 ini,
tolong dibaca!!!
32:15. Setelah itu berpalinglah
Musa, lalu turun dari gunung
dengan kedua loh hukum Allah
dalam tangannya, loh-loh yang
bertulis pada kedua sisinya;
bertulis sebelah-menyebelah.
32:16 Kedua loh itu ialah
pekerjaan Allah dan tulisan itu
ialah tulisan Allah, ditukik pada
loh-loh itu.
Nah apakah ayat-ayat tersebut
belum cukup meyakinkan anda
bahwa sesungguhnya hari Sabat
yang semestinya dipelihara, dan
dikuduskan serta dipertahankan
selama-lamanya adalah hari
Sabtu, bukan hari Minggu!!! Dan
apakah karya Tuhan yang maha
penting dan maha agung
bahkan ditulis dengan jari
tanganNya sendiri tidak ada
harganya???
Pelukis yang menoreh tintanya
diatas kanvas atau kertas atau
kulit, apalagi dari pelukis
kenamaan yang dilukis ratusan
tahun lalu, begitu dihargai dan
bahkan harganya sangat mahal
sampai milyaran rupiah. Kok
lukisan langsung dari jari tangan
Tuhan sendiri tidak anda jaga,
tidak anda hargai dan tidak
anda pelihara dan kuduskan???
Bukankah harga lukisan
termahal dari tangan manusia
hanya sebatas kenikmatan dunia
dan tidak menyelamatkan nyawa
anda?? Sementara lukisan dan
tulisan dengan jari tangan
Tuhan menyelamatkan jiwa
anda dunia dan akhirat?
Jika anda mengikuti perintah
pendeta atau pemimpin gereja
berarti sama saja anda lebih
menghormati dan lebih
menghargai lukisan karya
tangan manusia daripada
lukisan tangan Tuhan, bukan?
Cobalah anda renungkan dan
pikirkan dengan hati yang tulus.

Kristen :
Yah …..gimana ya??? Itulah yang
diajarkan dan disampaikan
selama ini kepada umat Kristen.
Biarlah hari Sabtu tetap Sabat
bagi orang Yahudi dan bagi
kami hari Sabat adalah hari
Minggu. Bagi kami hari itu tidak
penting, yang penting, inti
daripada merayakan hari Sabat
yang kami jalankan yaitu dalam
seminggu harus ada satu hari
yang dikuduskan, dan yang kami
kuduskan yaitu Minggu.

Islam :
Saya tidak akan memaksakan
anda supaya berbakti pada hari
Sabtu sebagaimana umat Advent
melakukan dan memelihara
serta mengkuduskannya. Cuma
yang saya heran dan tak habis
pikir, hari Sabat yang jatuhnya
jelas pada hari Sabtu dan
ancamannya begitu mengerikan,
kok seenaknya dilanggar oleh
umat Katolik dan Protestan serta
sekte-sekte Kristen lainnya,
termasuk anda sendiri!! Apalagi
tidak ada satu ayatpun dalam
alkitab, dimana Allah pernah
mengkuduskan hari Minggu,
tidak ada samasekali!!!

Kristen :
Kalau begitu mengapa bapak
tidak merayakan hari Sabat pada
hari Sabtu seperti orang-orang
Advent? Kalau bapak yakin
bahwa Sabat itu hari Sabtu dan
hari itu hari yang dikuduskan
Tuhan, mengapa bapak bahkan
beribadah pada hari Jumat?

Islam :
Lho kok anda ini tambah
ngawur saja. Aku kan beragama
Islam. Dalam Islam hari
beribadah dalam setiap minggu
jatuhnya pada hari Jumat, bukan
Sabtu dan bukan Minggu.
Pertanyaan anda itu mestinya
anda ditujukan kepada sesama
orang Protestan atau Katolik
atau sekte Kristen lainnya yang
mengkuduskan hari Minggu.

Kristen :
Apakah dalam Islam ada anjuran
beribadah pada hari Jumat?

Islam :
Tentu saja ada. Karena ada
perintah untuk beribadah pada
hari Jumat, maka umat Islam
setiap minggu juga punya satu
hari khusus untuk beribadah
secara berjamaah kepadaNya.

Kristen :
Boleh aku tahu umat Islam
beribadah pada hari Jumat, di Al
Qur ’an terdapat dalam surat apa
dan bagaimana bunyinya?

Islam :
Sebenarnya tema dialog kita
bukan membahas tentang Al
Qur ’an. Karena anda ingin
mengetahuinya, walaupun agak
sedikit keluar dari konteks yang
kita sepakati, biarlah
kutunjukkan pada anda,
beribadah pada hari Jumat
terdapat dalam Qur ’an surat 62
Al Jumuah (Hari Jumat), ayat 9
bunyinya :
“hai orang-orang yang beriman,
apabila diseru untuk shalat pada
hari Jumat, maka hendaklah
kamu bersegera untuk
mengingat Allah dan
tinggalkanlah jual beli.
Demikianlah yang lebih baik bagi
kamu, jika kamu mengetahui.”

Kristen :
Kalau tidak salah, aku pernah
dengar bahwa di dalam kitab
suci Al Qur ’an katanya ada
berbicara tentang masalah hari
Sabat. Apakah itu termasuk hari
yang harus disucikan dan
dikuduskan juga oleh umat
Islam?

Islam :
Memang ada ayat-ayat Al Qur’an
yang menceritakan tentang hari
Sabat, tetapi ayat itu bukan
ditujukan kepada umat Islam,
melainkan kepada orang-orang
Yahudi yang melanggar hukum
Sabat. Mereka tidak mensucikan
hari Sabat, bahkan mereka terus
saja bekerja pada hari tersebut,
sehingga Allah memberikan
peringatan bahkan kutukan
kepada mereka.

Kristen :
Maaf aku tertarik informasi
Qur ’an tentang hari Sabat. Boleh
kutahu ayat-ayatnya dalam Al
Qur ’an itu, dan kutukan apa
yang Tuhan timpakan bagi
mereka yang tidak
mengkuduskan hari Sabat?

Islam :
Tentu saja boleh. Kalau tidak
salah ada sekitar lima kali kata
Sabat atau Sabtu disebutkan
dalam Al Qur ’an, yaitu surat Al
Baqarah 65-66, An Nisa 47 dan
154, Al A ’raf 163 dan An Nahl
124. baiklah aku bacakan untuk
anda ketahui :
Qs Al Baqarah 65 -66
Dan sesungguhnya telah kamu
ketahui orang-orang yang
melanggar diantaramu pada
hari Sabtu, lalu Kami berfirman
kepada mereka: “Jadilah kamu
kera yang hina”. Maka Kami
jadikan yang demikian itu
peringatan bagi orang-orang
dimasa itu, dan bagi mereka
yang datang kemudian, serta
menjadi pelajaran bagi orang-
orang yang bertakwa.
An Nisa 47, 154
47. Hai orang-orang yang telah
diberi Al Kitab, berimanlah kamu
kepada apa yang telah Kami
turunkan (Al Qur’an) yang
membenarkan Kitab yang ada
pada kamu sebelum Kami
mengubah muka (mu), lalu Kami
putarkan ke belakang atau Kami
kutuki mereka sebagaimana
Kami telah mengutuki orang-
orang (yang berbuat ma’siat)
pada hari Sabtu. Dan ketetapan
Allah pasti berlaku.
154. Dan telah Kami angkat ke
atas (kepala) mereka bukit
Thursina untuk (menerima)
perjanjian (yang telah Kami
ambil dari) mereka. Dan kami
perintahkan kepada mereka :
“Masuklah pintu gerbang itu
sambil bersujud”, dan Kami
perintahkan (pula) kepada
mereka : “Janganlah kamu
melanggar peraturan mengenai
hari Sabtu”, dan Kami telah
mengambil dari mereka
perjanjian yang kokoh.
Al A’raf 163
Dan tanyakanlah kepada Bani
Israil tentang negeri yang
terletak di dekat laut ketika
mereka melanggar aturan pada
hari Sabtu, di waktu datang
kepada mereka ikan-ikan (yang
berada di sekitar) mereka
terapung-apung di permukaan
air, dan di hari-hari yang bukan
Sabtu, ikan-ikan itu tidak datang
kepada mereka. Demikianlah
Kami mencoba mereka
disebabkan mereka berlaku
fasik.
An Nahl 124
Sesungguhnya diwajibkan
(menghormati) hari Sabtu atas
orang-orang (Yahudi) yang
berselisih padanya. Dan
sesungguhnya Tuhanmu benar-
benar akan memberi putusan di
antara mereka di hari kiamat
terhadap apa yang telah mereka
perselisihkan itu.
Bunyi ayat Al Qur’an tersebut,
dapat kita ketahui bahwa pada
masa itu pernah Allah buktikan,
memberikan kutukan bagi yang
melanggar dan tidak
mensucikan hari Sabat, yaitu
dengan merobah muka merka
jadi kera yang hina. Maksud
Allah yaitu memberikan
pelajaran bagi orang-orang
yang bertakwa agar tetap
memelihara hukum-hukumNya,
karena bagi yang melanggar
pasti ada sangsinya. Sangsi itu
jika tidak dibuktikan di dunia,
pasti akan dibuktikan di akhirat.
Menurut saya, mestinya umat
Katolik, Protestan dan sekte
lainnya, jika ingin menjadi
pengikut Yesus yang setia dan
menjalankan perintah-perintah
Tuhan, harus beribadah pada
hari Sabtu sebagai hari Sabat
yang dikuduskan Tuhan, bukan
hari Minggu. Kenapa? Sebab
perintah Tuhan itu kekal dan
abadi, berlaku terus sampai
kiamat dan seumur hidup Yesus
tidak sekalipun beribadah pada
hari Minggu.
Menurut kamus berbagai
bahasa, Sabat itu artinya Sabtu,
bukan Minggu. Bahasa Jawa
(Sabbat). Makassar (Saba ’na).
Bugis (Saba’e). Arab (sabt).
Greek/Yunani (Sabbaton). Italia
(Sabato). Inggris (Sabbath).
Polandia (Sobota). Spanyol
(Sabado). Dan bahasa Indonesia
(sabtu).

Islam :
Sejak kapan Gereja menetapkan
hari Minggu sebagai hari
istirahat dan hari beribadah?

Kristen :
Wah saya tidak tahu persis hal
itu.

Islam :
Perlu anda ketahui, penetapan
hari Minggu sebagai hari
peristirahatan dan hari ibadah
yaitu pada tahun 364 M pada
Konsili Laodikea. Pada saat itulah
dewan gereja menetapkan,
Minggu sebagai hari istirahat
dan ibadah bagi umat Kristiani.
Oleh sebab itu beribadah pada
hari Minggu, bukan ketentuan
dan ketetapan dari Tuhan, tetapi
hanya hasil musyawarah para
dewan gereja. Makanya tidak
terdapat walau satu ayatpun
dalam alkitab, dimana Tuhan
maupun Yesus yang
mengkuduskan dan memberkati
hari Minggu. Yang dikuduskan
dan diberkati adalah hari Sabat
yaitu hari Sabtu!
Dari seluruh alkitab di dunia ini,
dalam bahasa apapun,
semuanya menunjukkan bahwa
hari beribadah yang
diperintahkan dan dikuduskan
Tuhan, adlaah hari Sabtu, bukan
Minggu. Dan Al Qur’an juga
mengatakan demikian.
Oleh sebab itu semakin jelaslah
bahwa beribadah pada hari
Minggu, samasekali tidak ada
dasarnya dan dalilnya, baik
dalam Alkitab maupun dalam Al
Qur ’an. Kenapa seperti itu?
Sebab beribadah pada hari
Minggu hanyalah rekayasa oleh
Dewan Gereja pada konsili
Laodikea sejak tahun 364 M, tiga
abad lebih setelah Yesus
meninggal.

Kristen :
Bapak dulunya kan beragama
Katolik!! Jika waktu itu bapak
belum masuk Islam atau masih
beragama Katolik, apakah bapak
juga akan turut mengkuduskan
Sabat pada hari Sabtu?

Islam :
Seandainya waktu itu aku masih
beragama Katolik, jelas aku akan
tetapi beribadah menurut ajaran
pastur saya, yaitu beribadah dan
mengkuduskan hari Minggu.
Tetapi jika pemahaman saya
tentang Alkitab sudah seperti
sekarang ini, aku akan memilih
hijrah atau pindah ke Advent,
karena walaupun mereka
minoritas, tetapi mereka lebih
konsekuen dan konsisten dalam
memelihara firman-firman
Tuhan yang tertulis dalam
alkitab. Tetapi rupanya Allah
yang Maha Kuasa menghendaki
lain, dan menunjukkan aku jalan
yang mesti aku tempuh seperti
sekarang ini, yaitu beragama
Islam.

Kristen :
Terus terang saya masih kurang
mendalami alkitab. Rupanya
bapak lebih paham dari saya.
Kalau begitu biarlah kita berjalan
pada jalan masing-masing.
Menurut saya kami harus
mengkuduskan hari Minggu,
sebab hari itu adalah hari pilihan
Tuhan dimana Dia
membangkitkan Yesus.
Kebangkitannya itulah yang
merupakan kemenangan atas
dosa, dia telah mengalahkan
penguasa gelap yaitu setan dan
dia telah menebus dosa-dosa
manusia. Sebab menurut
keimanan kami, jika Yesus tidak
bangkit hari ketiga dari
kuburnya, maka sia-sialah
keimanan kami.

Islam :
Yah ….kalau kita berbicara hanya
mengedepankan logika,
perasaan dan pendapat
manusia, maka kita tidak akan
pernah mencapai titik temu dan
tidak akan menemukan
kebenaran yang hakiki. Aku
ingin bacakan kepada anda
beberapa ayat untuk anda
renungkan dan pikirkan, bahwa
seumur hidupnya Yesus hanya
beribadah pada hari Sabat
(Sabtu), bukan hari Minggu.
Tolong baca Lukas 4:16, Lukas
4:31, Lukas 6:6, Lukas 13:10,
Markus 1:21, Markus 6:2
Lukas
4:16
Ia datang ke Nazaret tempat Ia
dibesarkan, dan menurut
kebiasaan-Nya pada hari Sabat
Ia masuk ke rumah ibadat, lalu
berdiri hendak membaca dari
Alkitab.
4:31
Kemudian Yesus pergi ke
Kapernaum, sebuah kota di
Galilea, lalu mengajar di situ
pada hari-hari Sabat.
6:6
Pada suatu hari Sabat lain, Yesus
masuk ke rumah ibadat, lalu
mengajar. Di situ ada seorang
yang mati tangan kanannya.
13:10
Pada suatu kali Yesus sedang
mengajar dalam salah satu
rumah ibadat pada hari Sabat.
Markus
1:21
Mereka tiba di Kapernaum.
Setelah hari Sabat mulai, Yesus
segera masuk ke dalam rumah
ibadat dan mengajar.
6:2
Pada hari Sabat Ia mulai
mengajar di rumah ibadat dan
jemaat yang besar takjub ketika
mendengar Dia dan mereka
berkata: “Dari mana diperoleh-
Nya semuanya itu? Hikmat apa
pulakah yang diberikan kepada-
Nya? Dan mujizat-mujizat yang
demikian bagaimanakah dapat
diadakan oleh tangan-Nya?
Dari ayat-ayat tersebut ternyata
seumur hidupnya Yesus
mengajar dan beribadah pada
hari Sabat yaitu hari sabtu,
bukan Minggu. Hitung saja,
menurut alkitab, Yesus
meninggal pada usia 33 tahun.
Ini berarti seumur hidupnya
yesus telah mengkuduskan hari
Sabat pada hari Sabtu sebanyak
lebih kurang 1700 kali.
Tidak pernah satu kalipun yesus
beribadah dan mengkuduskan
hari Minggu. Terserah anda mau
jadi pengikut Yesus atau
pengikut ajaran Manusia yang
tidak bertanggung jawab.
Bukankah yesus panutan anda?
Ingat kata Yesus pada hari
nanti : Enyahlah kalian pembuat
kejahatan, kalian melaksanakan
ajaran manusia.!!!!
Jika aku masih beragama
Kristen, aku pasti memilih
menjadi pengikut Yesus yang
setia dengan jalan mengikuti
apa yang dia teladani dan
contohkan.

Kristen :
Rasanya membahas masalah ini
tidak akan habisnya, apakah
masih diteruskan atau kita
beralih saja pada materi lain???

Islam :
Materi lain sebaiknya kita
bicarakan pada kesempatan lain
saja. Biarlah kita tuntaskan
masalah Sabat ini dulu sampai
selesai, sebab bagi saya ini
masalah besar, bukan masalah
sepele, karena ancamannya
begitu mengerikan bagi yang
melanggar hukum-hukumNya.
Jika saya yang peringatkan anda
mungkin tidak perlu anda
gubris, tetapi jika Tuhan yang
memperingatkan anda, apalagi
melalui FirmanNya dalam kitab
suci anda sendiri yaitu alkitab,
sebaiknya anda perhitungkan.
Biarlah kubacakan untuk anda
sebagai bahan renungan untuk
anda pikirkan dengan kepala
dingin dan hati yang tulus, yaitu
Yak 2:10.
2:10
Sebab barangsiapa menuruti
seluruh hukum itu, tetapi
mengabaikan satu bagian dari
padanya, ia bersalah terhadap
seluruhnya.
Berdasarkan ayat alkitab
tersebut, berarti dari Sepuluh
Firman Tuhan, jika hanya 9
(sembilan) yang dijalankan
tetapi satu diabaikan yaitu
melanggar hukum Sabat, maka
anda bersalah atas keseluruhan
perintah tersebut. Ini berarti sia-
sialah iman anda.
Hal ini lebih diperkuat dengan
Yakobus 2:14 yang bunyinya
sebagai berikut :
2:14
Apakah gunanya, saudara-
saudaraku, jika seorang
mengatakan, bahwa ia
mempunyai iman, padahal ia
tidak mempunyai perbuatan?
Dapatkah iman itu
menyelamatkan dia?
Dan dalam Yakobus 2:17
dikatakan :
2:17
Demikian juga halnya dengan
iman: Jika iman itu tidak disertai
perbuatan, maka iman itu pada
hakekatnya adalah mati.
Nah berdasarkan ayat-ayat
tersebut, karena ada salah satu
hukum yang anda langgar yaitu
tidak menghormati dan tidak
melakukan dengan perbuatan
(tidak mengkuduskan hari
Sabat), maka sia-sialah iman
anda, atau iman anda telah
dinyatakan “mati” oleh Tuhan.
Maaf saya tidak punya hak untuk
mengatakan dan menyatakan
atau memvonis anda bahwa
iman anda saat ini sia-sia atau
mati, tapi alkitab anda sendiri
yang mengatakan demikian, dan
saya hanya mengingatkan dan
memperlihatkan kebenaran ini
pada anda.

Kristen :
Sepertinya saya harus banyak
belajar dari bapak. Terus terang
saja, selama ini baru kali ini aku
merasa paling sulit berdebat
dengan seseorang. Dan baru kali
ini aku mendapatkan lawan
debat yang sangat menguasai
persoalan. Dan yang sangat
mengagumkan saya, adalah
bapak justru beragama Islam.
Saya hargai dan salut atas ilmu
bapak!!!

Islam :
Terimakasih atas pujian dan
penghargaan anda, tetapi
seharusnya anda tidak perlu
memuji saya berlebihan, sebab
ilmu yang kuperoleh juga
berasal dari Allah. Oleh sebab itu
menurut ajaran saya dalam
agama Islam, yang berhak
menerima pujian hanyalah Allah
Swt.
Sebenarnya banyak sekali yang
ingin saya sampaikan, tetapi
yang paling penting dan perlu
anda renungkan cukup sekitar 7
(aslinya 20) hal, masalah “hari
Minggu” sebagai berikut :
Allah tidak berhenti bekerja
pada hari Minggu.
Allah dan Yesus tidak pernah
memberkati hari Minggu.
tidak ada hukum yang
menyuruh memelihara hari
Minggu
Allah dan Yesus tidak pernah
mengkuduskan hari Minggu
tidak ada pelanggaran hukum
jika bekerja pada hari Minggu
tidak ada berkat yang dijanjikan
jika memelihara hari Minggu
Alkitab tidak pernah
menyebutkan hari minggu
sebagai hari ibadah bagi kristen.

Kristen :
Sekali lagi seperti yang sudah
saya katakan bahwa menurut
iman kami, “bukan harinya yang
penting”, tetapi yang penting
dalam seminggu harus ada
“ satu hari perhentian” yang
dikuduskan sebagai hari ibadah.
Dan kami menganggap hari
Minggu adalah juga hari suci,
karena yesus bangkit dari
kematiannya pada hari Minggu.

Islam :
Maaf, rasanya tidak perlu lagi
saya mengomentari jawaban
anda yang bolak balik ke itu-itu.
Harapanku jujurlah dalam
menanggapi sesuatu, apalagi
kita ini sedang membicarakan
masalah-masalah firman Tuhan
yang dianggap benar datang
dari Tuhan. Jika kita
membohongi, tapi hati kecil kita
katakan itu benar, maka hal itu
hanya akan menambah
banyaknya rentetan dosa yang
akan dipertanggungjawabkan di
hadapan Nya nanti. Cobalah
renungkan nasihat Yesus seperti
ini :
Yohanes :
14:15
“Jikalau kamu mengasihi Aku,
kamu akan menuruti segala
perintah-Ku.
15:10
Jikalau kamu menuruti perintah-
Ku, kamu akan tinggal di dalam
kasih-Ku, seperti Aku menuruti
perintah Bapa-Ku dan tinggal di
dalam kasih-Nya.
Saya kira sabda Yesus dalam dua
ayat itu sangat jelas sekali
maknanya. Anak kecilpun paham
apa maksud sabda Yesus
tersebut yakni jika ingin
mencintai dan menjadi
pengikutnya yang setia, ikutilah
segala perintahnya, agar anda
berada dalam kasihnya. Jika
anda tidak mengikuti
perintahnya, berarti anda tidak
mencintai dia.

Kristen :
Saya tetap mencintai Yesus dan
menjalankan perintahnya, hanya
saja mungkin dengan cara yang
berbeda.

Islam :
Justru karena anda jalankan
secara berbeda itulah, maka
anda menjadi bukan
pengikutnya, tetapi pengikut
ajaran pendeta atau gereja
anda. Apa susahnya anda
tinggalkan ajaran manusia dan
mengikuti ajaran Yesus? Yang
namanya pengikut Yesus, berarti
dia harus konsekuen dan
konsisten dengan apa yang
yesus katakan. Coba anda
renungkan sabda yesus ini :
Matius
5:18
Karena Aku berkata kepadamu:
Sesungguhnya selama belum
lenyap langit dan bumi ini, satu
iota atau satu titikpun tidak
akan ditiadakan dari hukum
Taurat, sebelum semuanya
terjadi.
Nah ini berarti bahwa seluruh
hukum Taurat itu masih berlaku
dan harus anda jalankan,
termasuk mengkuduskan hari
Sabat. Artinya anda harus
tinggalkan beribadah hari
Minggu dan kembali ke hari
Sabtu. Apalagi seumur hidupnya
Yesus hanya beribadah dan
mengkuduskan hari Sabat, dan
tidak sekalipun Yesus beribadah
dan mengkuduskan hari
Minggu!

Kristen :

biarlah kita berjalan pada garis
masing-masing. Bagi kami, yesus
adalah sebagai juruselamat
umat manusia. Menurut saya
yang penting adalah jaminan
keselamatan yang pasti, yaitu
bila kita beriman dan percaya
kepada Yesus yang telah bangkit
pada hari Minggu sebagai hari
kemenangannya atas iblis, untuk
menebus dosa-dosa manusia.

Islam :
Kalau salah satu jalan
keselamatan itu hanya beriman
dan percaya kepada yesus, maka
semua umat Islam juga beriman
dan percaya kepada Yesus yang
disebut sebagai nabi Isa As.
Menurut saya, keselamatan yang
pasti, bukan hanya sekedar
beriman dan percaya kepada
Yesus, tetapi bagaimana
melakukan semua perintahnya
dan perintah Tuhannya Yesus
yaitu Allah Swt.
Percuma anda hanya beriman
dan percaya Yesus, jika semua
perintahnya tidak anda
lakukan !!!
Yesus beribadah seumur
hidupnya pada hari Sabat, anda
malah beribadah pada hari
Minggu. Bukankah anda telah
mengingkari bahkan
menghianati beliau? Bukankah
apa yang yesus contohkan harus
diikuti oleh penganutnya? Coba
simak baik – baik sabda Yesus
ini :
Matius
7:21
Bukan setiap orang yang
berseru kepada-Ku: Tuhan,
Tuhan! akan masuk ke dalam
Kerajaan Sorga, melainkan dia
yang melakukan kehendak
Bapa-Ku yang di sorga.
Saya rasa, ayat ini sangat jelas
dan bagus sekali buat anda
renungkan, sebab sabda Yesus
tersebut jelas sekali dia sendiri
yang mengatakan kepada
pengikutnya, yang bermakna
bahwa keselamatan itu harus
melakukan semua kehendak
Bapanya yaitu Allah. Jadi
pernyataan iman itu harus
disertai perbuatan, jika tidak
maka sia-sialah iman anda. Kan
tadi sudah dibacakan yaitu Yoh
14 :15
Yohanes :
14:15
“Jikalau kamu mengasihi Aku,
kamu akan menuruti segala
perintah-Ku.
Ini bermakna, jika anda benar-
benar mengasihi dia, ikutilah
apa yang dicontohkan dan
diajarkan yesus. Jika anda tidak
mengikuti jejak beliau, berarti
anda tidak mengasihinya
bukan?

Kristen :
Rasanya kita tutup saja masalah
Sabat dan bagaimana jika kita
beralih ke materi lain?

Islam :
Karena sudah cukup larut
malam, materi lain kita bicarakan
pada hari berikutnya. Aku mau
tuntaskan sekali lagi bahwa
masih ada yang perlu anda
renungkan untuk dibawa tidur
pada malam hari, yaitu
bagaimana Allah menganjurkan
agar mengikuti Perintah-
perintahNya.
Ulangan
11:1
“Haruslah engkau mengasihi
TUHAN, Allahmu, dan melakukan
dengan setia kewajibanmu
terhadap Dia dengan senantiasa
berpegang pada segala
ketetapan-Nya, peraturan-Nya
dan perintah-Nya.
1 Raja
8:61
dan hendaklah kamu berpaut
kepada TUHAN, Allah kita,
dengan sepenuh hatimu dan
dengan hidup menurut segala
ketetapan-Nya dan dengan tetap
mengikuti segala perintah-Nya
seperti pada hari ini.”
Yesaya
66:22
Sebab sama seperti langit yang
baru dan bumi yang baru yang
akan Kujadikan itu, tinggal tetap
di hadapan-Ku, demikianlah
firman TUHAN, demikianlah
keturunanmu dan namamu akan
tinggal tetap.
66:23
Bulan berganti bulan, dan Sabat
berganti Sabat, maka seluruh
umat manusia akan datang
untuk sujud menyembah di
hadapan-Ku, firman TUHAN.
Firman Tuhan seperti itu sudah
sangat jelas, tegas dan sangat
rasional. Anak kecilpun paham
apa yang Tuhan kehendaki dari
isi firman Nya itu. Apakah masih
perlu aku jelaskan ?

Kristen :
Terimakasih biar nanti akan
kupelajari dirumahku lagi.
Islam :
Kalau tadi adalah ayat-ayat
anjuran Tuhan agar mengikuti
Perintah dan ketetapan serta
Peraturan Nya, maka ada juga
ayat-ayat yang berisi ancaman
bila anda tidak
melaksanakannya. Mudah-
mudahan dengan adanya
ancaman dari Tuhan, anda akan
pikirkan lebih serius lagi, sebab
ini menyangkut keselamatan
abadi di akhirat nanti. Lebih baik
kita tidak disukai manusia, asal
disukai dan disayangi oleh
Tuhan.
Yesaya
8:20
“Carilah pengajaran dan
kesaksian!” Siapa yang tidak
berbicara sesuai dengan
perkataan itu, maka baginya
tidak terbit fajar.
Yakobus
2:10
Sebab barangsiapa menuruti
seluruh hukum itu, tetapi
mengabaikan satu bagian dari
padanya, ia bersalah terhadap
seluruhnya.
2:14
Apakah gunanya, saudara-
saudaraku, jika seorang
mengatakan, bahwa ia
mempunyai iman, padahal ia
tidak mempunyai perbuatan?
Dapatkah iman itu
menyelamatkan dia?
2:17
Demikian juga halnya dengan
iman: Jika iman itu tidak disertai
perbuatan, maka iman itu pada
hakekatnya adalah mati.

Kristen :
Wah ….terimakasih….anda begitu
menguasai, dan biarlah ini
menjadi PR saya. Tetapi kami
yakin bahwa kami umat Kristen
tetap menghormati dan
mengkuduskan Sabat, Cuma
harinya saja hari Minggu.

Islam :
Baiklah biarlah semua itu
menjadi PR bagi anda. Sekedar
renungan, bahwa sebelumnya
Tuhan telah informasikan
bahwa pada suatu saat nanti
hukum-hukumNya serta hari-
hari SabatNya akan
dibengkokkan orang, dan hal ini
telah terbukti hampir semua
orang Kristen telah
membengkokkannya, termasuk
anda sendiri. Coba anda baca
Yehezkiel 22: 26.
22:26
Imam-imamnya memperkosa
hukum Taurat-Ku dan
menajiskan hal-hal yang kudus
bagi-Ku, mereka tidak
membedakan antara yang kudus
dengan yang tidak kudus, tidak
mengajarkan perbedaan yang
najis dengan yang tahir, mereka
menutup mata terhadap hari-
hari Sabat-Ku. Demikianlah Aku
dinajiskan di tengah-tengah
mereka.
Nah, jika anda ingin meluruskan
kembali informasi Tuhan
tersebut, maka berbuatlah
sesuatu untuk membela firman-
firman Allah yang benar, dan
jangan sampai anda ikut
terjerumus seperti mereka-
mereka itu.
Mestinya anda harus menjadi
pelopor dalam mengembalikan
ke 10 firman Tuhan yang telah
mereka obah dan langgar.
Kristen protestan adalah agama
“ reformasi” yaitu apa yang
dilakukan oleh Martin Luther.
Banyak hal yang berhasil Martin
Luter protes, sehingga
muncullah agama baru yaitu
protestan, tetapi sayangnya,
salah satu dari beberapa
kegagalan Martin Luther adalah
masalah penyucian hari Sabat,
yang telah dirobah oleh
penguasa Katolik menjadi hari
Minggu.
Jika anda merasa benar hari
Sabat yang jatuh pada hari Sabtu
itu sudah dilanggar bahkan
dirobah oleh pemimpin Gereja
menjadi hari Minggu, berarti
anda dan semua umat Kristen
dan Katolik telah melanggar
salah satu dari Sepuluh Firman
Tuhan tersebut, berarti mereka
telah berbuat salah atas seluruh
hukum itu. Coba renungkan ayat
alkitab ini :
Yakobus
2:10
Sebab barangsiapa menuruti
seluruh hukum itu, tetapi
mengabaikan satu bagian dari
padanya, ia bersalah terhadap
seluruhnya.
Saya kira ayat ini sangat baik
sekali. Bahkan rasanya satu ayat
ini telah mewakili seluruh isi dari
10 firman Allah. Artinya hanya
dengan melanggar salah satu
hukum Tuhan, sama saja telah
bersalah atas seluruh hukum itu.

Kristen :
Baiklah saya kira cukup diakhiri
sampai disini saja, nanti
dilanjutkan besok lagi. Anda
sangat luar biasa sekali!!!
Terang terang saja, baru kali ini
aku ketemu dengan orang yang
bisa berdialog sedetail ini. Saya
mendapatkan banyak ilmu dan
pemahaman dari Bapak. Paling
tidak aku mendapatkan banyak
wawasan ilmu kristologi dari
dialog ini. Saya harap dialog
seperti ini bisa diteruskan pada
hari-hari berikutnya dengan
materi yang lain.
Islam :
Sebelum kita akhiri, saya ingin
sampaikan, bahwa apabila anda
ingin menjadi orang Kristen
yang baik, cobalah anda kritisi
kandungan kitab suci anda,
karena bukan tidak mungkin
banyak ajaran-ajaran yang
benar telah diselewengkan oleh
mereka yang tidak
bertanggungjawab.
Salah satu bukti otentik, yaitu
seperti yang kita bahas yaitu
masalah keabsahan hari Sabat
dalam 10 firman Tuhan.
Ternyata hanya sebagian kecil
saja yang masih konsisten dan
konsekuen memelihara dan
mengkuduskan yaitu dari sekte
Advent.
Ini berarti sebagian besar telah
melanggar kekudusan hari
Sabat, padahal ancaman bagi
mereka yang melanggar begitu
berat, yaitu dihukum mati. Coba
anda renungkan jaminan Allah
bagi mereka yang memelihara
hukum Sabat Tuhan.
Yesaya
58:13
Apabila engkau tidak menginjak-
injak hukum Sabat dan tidak
melakukan urusanmu pada hari
kudus-Ku; apabila engkau
menyebutkan hari Sabat “hari
kenikmatan”, dan hari kudus
TUHAN “hari yang mulia”; apabila
engkau menghormatinya
dengan tidak menjalankan
segala acaramu dan dengan
tidak mengurus urusanmu atau
berkata omong kosong,
58:14
maka engkau akan bersenang-
senang karena TUHAN, dan Aku
akan membuat engkau melintasi
puncak bukit-bukit di bumi
dengan kendaraan
kemenangan; Aku akan
memberi makan engkau dari
milik pusaka Yakub, bapa
leluhurmu, sebab mulut
Tuhanlah yang mengatakannya.
Ingat!!! Tuhan tidak mungkin
ingkar janji, apa yang keluar dari
mulut Nya, pasti akan terjadi. Hal
ini sesuai dengan firman-Nya
dalam :
Mazmur
89:34
(89-35) Aku tidak akan
melanggar perjanjian-Ku, dan
apa yang keluar dari bibir-Ku
tidak akan Kuubah.
Oleh sebab itu janji yang Dia
ucapkan dalam Yesaya 58: 13-14
tadi, merupakan sesuatu yang
sangat menggembirakan dan
menyenangkan. Tidak ada lagi
kesenangan yang lebih besar
selain kesenangan yang
langsung diberikan Tuhan atas
janjiNya terhadap mereka yang
taat menjalankan hukum-hukum
Nya.
Bayangkan saja, janji dan
jaminan Nya begitu
menggiurkan, begitu
menjanjikan kesenangan yang
tiada tara hanya karena
memelihara salah satu
hukumNya saja, yaitu
memelihara dan mengkuduskan
hari Sabat, apalagi jika anda
menjalankan semuanya,
sungguh luar biasa!!!

Kristen :
Baiklah. Semoga semua ini
menjadi PR bagiku. Sekali lagi
saya ucapkan terimakasih atas
diskusi kita pada malam hari ini,
terimakasih juga telah
merepotkan bapak menyediakan
minuman dan makanan. Kalau
boleh besok kita ganti dengan
materi yang lain saja, dan saya
kira masalah hari Sabat kita
tutup saja sampai disini.

Islam :
Terimakasih kembali. Dan saya
mohon maaf jika selama kita
berdialog, ada kata-kata yang
salah atau menyinggung
perasaan anda. Apa yang saya
sampaikan itu bukan dari
pikiran saya, kemauan dan
kehendak saya sendiri, tetapi
semua itu berdasarkan dalil-dalil
yang saya ambil dari kitab anda
sendiri. Saya hanya sekedar
menunjukkan apa yang
mestinya anda ketahui, anda
pelihara dan anda amalkan.
Saya yakin, jika anda benar-
benar ingin mencari jalan yang
benar, Insya Allah Tuhan akan
membimbing anda pada ajaran
yg hakiki dan yang diridhoi Nya.
Amin.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management